Ku gertak, diriku dan tajamkam, bucu mindaku gariskan, sempadan antara, kiri kanan SATUkan, yang berENAM cairkan, beku rasa pelopori, jasad-nyawa diakhiri, satu nafas
MALAM menelan HARI akan datang dia, mengucapkan salam..
dan aku PERGI
ugutan menggugatku,l unturkan sisa semangat ku, taK AKAN dapat kau bayangkan TerTULIS MISTERI YANG KEJAM!!!